Kasih Nan Abadi

10 Okt 2025 Ex. Lapangan MTQ Baru Ikhwan Fadhil

Diselimuti rasa cinta mengubah pandangan Abdul Muis, baginya tak ada seorang pun yang lebih pantas mencintai Fatimah selain dirinya sendiri, berbagai macam cara akan ia lakukan untuk mengawininya.

Rukiah, ibu Fatimah memberikan beberapa syarat sebelum ia dapat mengawini Gadisnya, yaitu dengan membelah bukit hingga menjadi dua bagian. Konon dalam bukit tersebut terdapat benda pusaka yang bisa mengangkat kutukannya sebagai seorang perempuan yang malang akan kehadiran laki-laki.

Kutukan tersebut membuat Rukiah tidak dapat menjalani hubungan yang cukup lama dengan laki-laki, diyakini setiap laki-laki yang dikawininya akan meninggal dunia, hal itu benar terjadi dan diyakini oleh banyak orang. 

 Namun sebab kecantikan yang amat menguasai paras Rukiah, tetap saja banyak laki-laki yang tergoda pada dirinya dan melupakan semua kutukan yang dipercayai. Khawatir akan kutukan tersebut turun ke anak-anaknya, Abdul Muis sebagai calon menantu pertama harus menemukan benda pusaka tersebut. 

 “Tak berkasih lebih baik daripada yang dikasihi menjadi kepunyaan orang lain. Maka telah kuputuskan rantai kasihnya yang terakhir hanya padaku. Fatimah, kau telah pergi selamanya. Namun selama itu pula kau tetap milikku.” - Abdul Muis

Our Cast

Meet the performers bringing this play to the stage.

Artistic Team

The creative minds behind the production.

Now Showing Watch Virtual